Senin, 19 Mei 2014

PRONOMINA BAHASA JAWA DIALEK KEC. LOGAS TANAH DARAT KAB. KUANTAN SINGINGI



PRONOMINA DALAM BAHASA JAWA DIALEK KEC. LOGAS TANAH DARAT KAB. KUANTAN SINGINGI

Nama : MAY SISKA DEBORA
Kelas : 4A
A.    Pronomina Persona
·         Persona pertama : Rumah saya terletak diujung jalan
ð  Omah ku letakke nang ujung dalan
·         Persona kedua : kamu sudah mandi kan?
ð  Koe uwes adus kan?
·         Persona ketiga : Dia akan datang kerumah kami
ð  De’e atek teko nang omah kami
·         Nomina penyapa dan pengacu sebagai pengganti pronomina persona : Kembalikan sepeda ini kepada pak Nono!
ð  Mulehke spedo iki karo pak Nono!

B.     Pronomina Penunjuk
·         Penunjuk Umum : Ini masalah yang akan dibahas oleh kita
ð  Iki masala sing atek dibahas karo kita
·         Penunjuk Tempat : mereka akan berangkat segera kesana
ð  Mereka atek mangkat segro nang kono
·         Pronomina Penanya
-          Apa : Apakah masalahnya sudah diselesaikan?
ð  Opo masalahne uwes diseleseike?
-          Mengapa : Mengapa Nining tidak datang sekarang?
ð  Ngopo Nining ora teko saiki?
-          Kapan : Kapan kita mulai mengerjakannya?
ð  Kapan kita mulei ngerjakanne?
-          Bagaimana : Bagaimana keadaanmu sekarang?
ð  Kepiye keadaanmu saiki?
-          Berapa : Berapa jumlah kupu-kupu itu?
ð  Piro jumlah kupu-kupu kui?
·         Gabungan preposisi dengan kata tanya
-          Kamu akan berangkat bersama siapa?
ð  Koe atek mangkat karo karo sopo?
·         Kata saja dan implikasi kejamakan
-          Kamu kemarin makan dengan siapa saja?
ð  Koe wingi mangan karo sopo wae?
·         Kata saja dan implikasi ketidaktentuan
-          Silakan, makan apa saja yang Anda mau
ð  Silahke, mangan opo wae sing sampean gelem
·         Reduplikasi apa, siapa, dan mana
-          Dia tidak membawa apa-apa ketika kesini
ð  De’e gak nggowo opo-opo ketika nang kene
-          Saya tidak kemana-mana waktu itu
ð  Saya gak nandi-nandi waktu kui
-          Ibu tidak menemui siapa-siapa disana
ð  Ibu gak metokke siopo-siopo nang kono

C.     Frasa Nominal
·         Penambahan numeralia lolektif:
-          Mereka berdua saja yang akan pergi
ð  Mereka loro wae sing atek lungo
·         Penambahan kata penunjuk
-          Kami itu adalah orang yang konsisten
ð  Kami ki adalah uwong sing konsisten
·         Penambahan kata sendiri
-          Dia sendiri yang menjadi juara
ð  De’e ndewe sing dadi juara
·         Penambahan klausa dengan yang
-          Mereka tidak akan hadir
ð  Mereka gak bakal hader
·         Penambahan frasa nominal yang berfungsi apositif
-          Kamu, para pencinta alam sejati
ð  Koe, Para pencinta alam sejati

Senin, 17 Maret 2014

NOMINA DALAM BAHASA JAWA DIALEK KEC. LOGAS TANAH DARAT KAB. KUANTAN SINGINGI


NOMINA DALAM BAHASA JAWA DIALEK KEC. LOGAS TANAH DARAT KAB. KUANTAN SINGINGI
Nama:  MAY SISKA DEBORA
Kelas:  4 A
A.    Nomina dari Segi Perilaku Semantisnya
Contoh:           Vina akan mengunjungi Nia hari ini
ð  Vina atek ngunjungi Nia hari iki
Vani sedang membantu ibunya siang ini
ð  Vani gek mbantu ibune awan iki
B.     Nomina dari segi perilaku sintaksisnya
Contoh:           Buku catatan itu sudah terbuang
ð  Buku catatan kae uwes keguak
C.     Nomina dari Segi Bentuknya
a.       Nomina Dasar
·         Nomina dasar umum
      Letakkanlah bungamu di meja
ð  Letakke kembangmu nang mejo
Tingkatkanlah jiwamu yang kesatria
ð  Tingkatke jiwamu sing ksatrio
·         Nomina dasar ksusus
      Adik menunggangi kuda itu
ð  Adek nunggangi kuda iku
Yang terhitung jumlahnya hanya tiga ratus butir
ð  Sing kehitong jumlahne Cuma telong ratos butir
b.      Nomina Turunan
Pertemuan diturunkan dari verba bertemu
Contoh:     Pertemuan itu berlangsung lama
ð  Pertemuan kae berlangsong sui
c.       Afiks dalam penurunan nomina
Per- memiliki alomorf pe- seperti pedagang, petani, petinju
Contoh:     Pedagang itu memiliki kesopanan
ð  Pdagang kae nduwe ksopanan
d.      Morfofonemik Afiks nomina
Meng- + dapat => Mendapat
Contoh:     Sisil mendapat berkah dari Tuhan
ð  Sisil entuk berkah seko Tuhan
D.    Morfologi dan Semantik Nomina Turunan
a.       Penurunan nomina dengan ke-
Contoh:     Kekasih Dodi terlihat menawan
ð  Kekaseh Dodi rodok mnawan
Kehendak Tuhan jangan terabaikan
ð  Khendak Tuhan ojo terabaike
b.      Penurunan nomina dengan pel-, per-, dan pe-
Per- (pertapa menurunkan bertapa)
Contoh:     Dodo bertapa di sebuah goa
ð  Dodo betopo nang sbuah guo
Pe- (petani menurunkan bertani)
Contoh:    Bertani itu pekerjaan mulia
ð  Bertani kui pkerjaan mulio
c.       Penurunan nomina dengan peng-
Peng- memiliki alomorf pem-, pen-, penye-, pe-, dan penge-
·         Orang yang melakukan perbuatan yang dinyatakan verba
Contoh:    Pembeli itu berwajah hitam
ð  Pembeli kae wajahe ireng
·         Orang yang pekerjaannya melakukan kegiatan yang dinyatakan verba
Contoh:    Pengemis itu menggunakan pakaian robek
ð  Pengemis kae nggawe klambi robek
·         Orang yang memiliki sifat yang dinyatakan oleh adjektifa dasarnya
Contoh:    Pemalas sekali anak Pak Lurah itu
ð  Pemalas tenan anak Pak Lurah kae
·         Alat untuk melakukan kegiatan yang dinyatakan verba
Contoh:    Pembersih yang digunakan itu sudah rusak
ð  Pembersih sing digunakke kae uwes rosak
d.      Penurunan nomina dengan –an
Contoh:     Anjuran Didi menghasilkan buah
ð  Anjuran Didi mengahsilke buah
Rumah Lulu terletak di tepian
ð  Omah Lulu letak’e nang tepian
e.       Penurunan nomina dengan peng- an
Contoh:     Pengakuan Fani sudah di teliti kembali
ð  Pngakuan Fani uwes di tliti meneh
Pemberitaan itu sudah dihentikan
ð  Pmberitaan kae uwes dihentike
f.       Penurunan nomina dengan per- an
Contoh:     Dodo dan Didi melakukan perjanjian
ð  Dodo karo Didi nggawe perjanjian
Perjalanan Sisil cukup melelahkan
ð  Perjalananne Sisil melelahke
g.      Penurunan nomina dengan ke- an
Contoh:     Kedatangan Ayah sudah lama dinantikan
ð  Kedatanganne Ayah uwes sui dienteni
h.      Kontras Antarnomina
Contoh:     Vivi melakukan penyerahan kekantor
ð  Vivi nglakukne penyerahan nang kantor
i.        Nomina dengan dasar polimorfemis
Bersama- kebersamaan
Contoh:     Kebersamaan akan selalu terjaga apabila dijaga
ð  Kebersamaan bakal teros terjaga bila dijogo
j.        Penurunan nomina dengan –el-, -er-, -em-, dan –in-
-el-
Contoh:     Gelembung yang keluar itu berwarna biru
ð  Glembung sing metu kae warnane biru
-er-
Contoh:    Seruling yang akan dipakai berwarna kuning
ð  Seruling sing atek digawe warnane kuneng
-em-
Contoh:    Sungguh indah melihat sawah yang sudah kemuning
ð  Sungguh indah ndelokne sawah sing uwes nguning
-in-
Contoh:    Kinerja dalam melakukan pekerjaan harus optimal
ð  Kinerja dalam nglakukne pkerjaan mesti optimal
k.      Penurunan nomina dengan –wan/ -wati
Contoh:     Jika hendak menjadi budayawan harus mengetahui banyak                          budaya
ð  Jika atek jadi budayawan mesti tau akeh budaya
l.        Penurunan nomina dengan –at/-in dan –a/-i
Cotoh:       Pemuda itu mencintai kekasihnya
ð  Pemuda kae mencintai kekasihhe
m.    Penurunan nomina dengan –isme, -(is) asi, -logi, dan –tas
Contoh:     Negara tetangga kita banyak yang menganut paham                                                 komunisme
ð  Negara tetonggo kita akeh sing nganut paham komunisme
Perusahaan itu menghasilkan produktivitas yang tinggi
ð  Prusahaan iku ngasilke produktivitas sing tinggi
n.      Perulangan nomina
ü  Utuh
Contoh:    Rumah-rumah itu untuk kepentingan rakyat
ð  Omah-omah kae gawe kpentingan rakyat
ü  Salin suara
Contoh:    Ibu memasak sayur-mayur
ð  Ibu memasak sayur-mayur
ü  Sebagian
Contoh:    Orang-orang tua pada umumnya suka bertani
ð  Uwong-uwong tuo pada umumme seneng bertani
ü  Pengakfiksan
Contoh:    Bangun-bangunan itu menjulang tinggi
ð  Bangun-bangunan kae menjulang tinggi
o.      Pemajemukan nomina dan Idiom
ü  Nomina majemuk dasar
Contoh:    Suka duka yang dirasakan keluarga itu sangat pilu
ð  Suko duko sing dirasakne kluarga kui amat pilu
Perbandingan dengan Idiom :
Contoh:    Sepak terjang dalam permainan itu mengerikan
ð  Sepak terjang jero permainan kae mengerikan
ü  Nomina majemuk berafiks
Contoh:    Kakak beradik itu sangat akrab
ð  Kakak beradek kae sangat akrab
ü  Nomina majemuk dari bentuk bebas dan terikat
Contoh:    Selama hidup Pak Salim sering mengalami hipertensi
ð  Slama urip Pak Salim sering ngalami hipertensi
ü  Nomina majemuk setara
Contoh:    Doa restu sangat dibutuhkan untuk kehidupan anak
ð  Doa restu sangat dibutuhke gawe kehidupan anak
ü  Nomina majemuk bertingkat
Contoh:    Sepak bola adalah olahraga yang sangat diminati oleh                                   umum
ð  Sepak bola adalah olahraga sing demen diminati kambek uwong
E.     Frasa Nominal
Contoh:           Beberapa butir telur itu dibuat memasak kue
ð  Beberapa telor kae digawe masak koe